twitter


Seringkali kita mengabaikan tentang suhu suatu hardware komputer. Kita sering menggunakan komputer dengan waktu yang lama dan tidak sadar bahwa semakin lama kita
memakai komputer maka semakin meningkat suhu hardware komputer apalagi jika kita menggunakannya untuk pekerjaan berat seperti olah video/music, gambar, dan main game. Suhu yang terlalu panas tersebut dapat membuat hardware komputer menjadi rentan dan dapat menyebabkan kerusakan pada hardware komputer. Tak jarang ketika komputer yang suhu hardwarenya terlalu panas performa pun turun dan bahkan operating system pun hang.

Oleh karena itu kita perlu memonitoring suhu komputer, bagaimana caranya? Mudah saja, kita bisa menggunakan bantuan software monitoring suhu komputer. Ini dia beberapa software monitoring suhu untuk hardware komputer.

CPUID HWMonitor Merupakan software yang dapat kita gunakan untuk memonitor suhu, voltase dan kecepatan kipas pada komputer. Software ini menampilkan informasi yang cukup lengkap dan detail, mulai dari memantau suhu Processor, Hardisk, VGA dan Motherboard.


Untuk menggunakannya cukup mudah, tinggal buka software ini dan otomatis HWmonitor akan menampilkan informasi suhu hardware.

Download CPUID HWMonitor


Pada postingan kali ini , saya akan membahas bagaimana mempercepat “langkah” windows Xp dengan menggunakan beberapa aplikasi yang berjalan di bawah system Windows. Dalam tips ini terdiri dari beberapa langkah-langkah yang perlu anda ikuti secara urut, hingga dapat memperoleh optimasi windows XP.

Langkah-langkahnya yaitu :

1. Melakukan Defrag Hardisk
Defragment hardisk berarti menata file-file yang ada pada hardisk, sehingga kerjanya dapat menjadi lebih cepat dan efisien. Aplikasi yang dapat digunakan banyak sekali. Sebenarnya sudah terdapat aplikasi Defragment bawaan Windows. Tapi jika dirasa masih kurang, dapat menggunakan aplikasi yang sejenis. Diantaranya adalah O&O Defrag Pro, JK Defrag (Free), Ashampoo Magical Defrag, dll.

2. Membersihkan Hardisk dari File-file sampah
Membersihkan hardisk dari file-file sampah yaitu membuang file-file yang tidak diperlukan. Aplikasi yang dapat digunakan juga banyak sekali, salah satunya yang populer adalah CCleaner.

3. Melakukan Cleaning Registry
Registry sebagai rujukan dari windows, menjadi sangat penting, hingga dapat menjaga kestabilan system windows. Dalam langkah ini penting untuk dilakukan cleaning atau pembersihan, sehingga registry bersih dari entry-entry yang sudah tidak digunakan lagi. Karena dengan banyaknya /besarnya ukuran registry akan berpengaruh pada start up windows. (Windows selalu menload registry setiap melakukan Start Up). Aplikasi yang dapat digunakan antara lain : Uniblue Registry Booster, Regcure, Tune Up Utilities, Advanced System Optimizer.

4. Melakukan Defrag Registry
Seperti halnya dengan Defrag hardisk, melakukan defrag registry juga penting, untuk menjaga setiap entry-entry pada registry tetap tertata dengan baik. Sehingga dapat menghasilkan system yang stabil. Aplikasi yang dapat digunakan antara lain : Uniblue Registry Booster, Tune Up Utilities, Advanced System Optimizer.

Dalam optimasi windows ini, saya menyarankan menggunakan Advanced System Optimizer (ASO) sebagai aplikasi yang tepat untuk digunakan dalam mengoptimasi Windows. Karena aplikasi ini mempunyai tools yang lumayan lengkap dan sangat berguna sekali. Jika dibandingkan dengan Tune Up Utilities, ASO lebih lengkap dengan beberapa settingan yang dapat di customize oleh penggunanya sendiri, diantaranya theme, windows optimizer, Spywaredetective, Backup manager, Block program, file encryptor, Notes, Repair zipfiles. Sementara fitur lainnya sebanding.


Disaat sekarang ini virus komputer tersebar banyak sekali. Kemampuannya semakin hari semakin canggih dan mempunyai kemampuan yang semakin menakutkan bagi pengguna komputer.

Tak terkecuali virus-virus lokal yang ada sekarang ini. Kebanyakan virus lokal adalah memanfaatkan/ mengeksploitasi kelemahan pengguna komputer atau kesalahan manusia itu sendiri. Sedangkan virus-virus luar adalah mengeksploitasi kelemahan software atau sistem yang ada, sehingga ketika kelemahan atau lubang di suatu sistem software telah ditambal atau di patch, maka virus ini tidak bisa menembusnya lagi.

Tapi apa jadinya jika yang dieksploitasi adalah kelemahan pengguna komputer atau kesalahan manusia itu sendiri, maka tidak mungkin semua pengguna komputer dapat menyadari kesalahannya, hingga dapat menghindari virus-virus itu sendiri. Bayangkan jika virus-virus lokal misalnya, menggunakan nama file yang berbau porno, dan menyamarkannya dengan file-file berekstensi *.jpg tentunya banyak orang yang tertarik ingin membukanya, dan secara tidak sadar akan menjalankan program dari virus itu.

Memang tidak bisa dipungkiri virus adalah selangkah lebih maju daripada antivirus yang sekarang ada. Yang bisa kita lakukan adalah membuat pencegahan awal yang tepat, hingga bisa menghindari celah sekecil apapun yang bisa digunakan virus untuk menyelinap masuk ke komputer kita.

Langsung aja deh…….

Sebenarnya untuk pertahanan awal terhadap virus kita bisa melakukannya secara manual, tanpa menggunakan antivirus. Yaitu :

1. Mematikan Fasilitas Autorun

Sekedar ulasan, fasilitas ini adalah ketika kita memasukkan media (flashdisk, CD/DVD, etc) ke dalam komputer, maka windows akan langsung meload dan mengeluarkan jendela autorun. Fasilitas ini sering digunakan virus untuk menyebarkan dirinya secara otomatis, khususnya melalui flashdisk, jadi jangan heran sekarang ini flashdisk merupakan penyebar utama virus.

Dengan mematikan fasilitas autorun ini, virus-virus yang kebanyakan memanfaatkan fasilitas baru di Windows XP ini akan kesulitan menjalankan dirinya, kecuali kalau dieksekusi secara manual.

Kita bisa mematikan fasilitas ini, caranya adalah :
START > RUN > ketikkan gpedit.msc lalu OK

Maka muncul jendela Group Policy

Pada jendela ini pertama kita tuju ke :
Local Computer Policy> Computer Configuration> Administrative Templates> System

Kemudian pada kotak sebelah kanan cari item bernama Turn off Autoplay, klik double pada item tersebut, lalu muncul kotak dialog. Ganti settingan pada kotak dialog tersebut yang semula tanda mark pada NOT CONFIGURED menjadi ENABLED, kemudian pada kotak “Turn off Autoplay on” pilih “All drives” dan selanjutnya OK.

Lakukan hal yang sama pada lokasi berikut ini :
Local Computer Policy> User Configuration> Administrative Templates> System

2. Menggunakan Software XP-AntiSpy

Untuk langkah kedua ini kita membutuhkan software bantuan, yaitu XP-AntiSpy. Software XP-Antispy, adalah software kecil yang berfungsi untuk mendisable beberapa settingan windows yang tidak diperlukan, sesuai yang kita inginkan. Di sini kita disajikan banyak settingan untuk kita tentukan. Namun lebih amannya gunakanlah opsi Suggested, atau settingan yang disarankan. Dengan software ini maka kita bisa mendisable beberapa settingan yang kemungkinan bisa digunakan virus atau mallware menyebarkan dirinya dikomputer.

Salah satunya adalah mendisable settingan “Hide Extensions for known file types”, dengan mendisable settingan ini kita bisa melihat semua extensi dari sebuah file. Banyak dari virus Lokal yang menyembunyikan dirinya dengan menggunakan dual extensi, jadi setingan tadi dimaksudkan agar dapat melihat extensi dari sebuah file, jika sebuah file mempunyai dua extensi kemungkinan itu adalah virus, misalnya saja komputer.doc.vbs.

3. Jangan sembarang membuka file

Jangan membuka sembarang file yang belum kita kenal sebelumnya, jangan langsung tertarik dengan file-file berbau porno, atau hal menarik lainnya. INGAT Virus akan hanya dapat menyebar jika tubuhnya/filenya di eksekusi, jadi janganlah sembarangan membuka-membuka file, misalnya saja seperti di atas jelas terlihat suatu file mempunyai 2 ekstensi, maka jangan dibuka.

4. Gunakan Limited Account / Guest Saja

Menggunakan Limited Account User atau bahkan Guest saja, bisa memperkecil kemungkinan masuknya virus ke dalam komputer kita. Karena virus butuh account administrator untuk mengubah-ubah file dalam komputer ataupun registry, jadi kalaupun virus dapat masuk dan menginfeksi, dia hanya mengutak-atik file dan registri dari limited user sampai menunggu Administrator diaktifkan. Kita bisa menghilangkannya dengan mendelete file dan akun dari Limited Account tadi.

5. Lakukan Update Windows

Windows mempunyai security update yang setiap berkala akan dilakukan update, bertujuan untuk menambah celah-celah keamanan.

Nah itulah tadi beberapa tips mencegah komputer dari virus, semoga dapat membantu dan membuat pengalaman berkomputer kita lebih aman.



Pernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.

Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.


1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.

Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: http://www.undelete-plus.com/

2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.

3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon "save" untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1

4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai "Recover". User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus. Tools ini dapat di-download di: http://www.recuva.com/


Sudah pernahkah anda mencoba Windows 7? tentunya kita melihat perbedaan pada taskbar windows terbaru ini yang sekarang disebut superbar, yaitu aplikasi yang dibuka akan terwakili oleh icon saja di taskbar. Namun jika kita masih menggunakan Windows XP, kita bisa mencoba fitur ini dengan bantuan software kecil bernama ViGlance.

ViGlance merupakan sebuah program gratis dari Lee-soft, yang dapat merubah tampilan taskbar Windows XP menjadi mirip yang ada pada Windows 7. ViGlance ini juga merubah tampilan start menu menjadi bulat seperti pada Windows 7. Merupakan software yang cukup menarik bagi kita yang ingin mencoba fitur superbar Windows 7 di Windows XP.

Fitur-fitur dari ViGlance ini antara lain :

- Process grouping : yaitu jendela yang sama akan digroup jadi satu mirip seperti pada Windows 7.
- Mengubah Start menu Windows XP menjadi mirip seperti Windows 7.
- Aero peek yang mirip dengan windows 7, yaitu munculnya preview-preview dari window dari taskbar.

Untuk mulai menggunakannya, download dulu ViGlance, kemudian buka dan jalankan ViGlance. Maka otomatis taskbar Windows XP akan langsung berubah. ViGlance akan berjalan dibackground dan terdapat icon control di systray untuk mengontrol settingan. Kita bisa mengatur agar ViGlance selalu di load saat start. Untuk mengembalikan tampilan taskbar, cukup dengan klik kanan icon systray ViGlance dan pilih Exit.

Tampilan Taskbar XP dengan ViGlance


Download ViGlance



Sebel gak sih kalau kita lagi ada pekerjaan penting atau lagi mengerjakan sesuatu yang terburu-buru, tiba-tiba program yang dijalankan menjadi “Not-Responding”!. Memang seringkali ketika kita menjalankan suatu program di komputer, program tersebut menjadi “Not Responding”, kejadian ini bisa disebabkan karena program tersebut masih menjalankan proses (biasanya kalau ditunggu akan kembali normal lagi), program crash, sedang banyak menjalankan program, program yang tidak compatible dengan OS atau hardware, dan lainnya.

Di OS Windows jika ada program yang Not Responding biasanya akan muncul peringatan terlebih dahulu, kemudian klik End Task untuk memerintahkan menutup program tersebut. Namun apa yang terjadi? Program masih saja Not Responding dan tidak juga tertutup, sehingga harus menunggu beberapa saat baru bisa tertutup dengan baik. Kita bisa mengatasi program Not Responding tersebut lebih cepat yaitu dengan menggunakan bantuan software Winx Kill.

Software kecil ini dikhususkan untuk membantu kita menutup program yang Not Responding. Winx Kill ini hanya berukuran 135 Kb dan sudah support untuk Windows 7.

Untuk mulai menggunakan software ini yaitu :

- Aktifkan Winx Kill dengan double klik pada programnya.
- Winx Kill akan aktif dan berada di system tray.
- Jika ada program yang Not Responding, kemudian tekan CTRL + ALT + BACKSPACE.
- Seketika cursor akan berubah menjadi gambar tengkorak, lalu arahkan cursor tersebut kepada windows program yang not responding dan klik diatasnya.
- Porgram yang not responding akan segera tertutup.

Itulah langkah-langkahnya, cukup mudah dan lebih cepat dalam mengatasi program yang not responding.

Download Winx Kill


Kita mungkin pernah menjumpai salah satu teman kita di FB yang update status via Blackberry, Pasti!! Rasanya keren kan broo, Padahal, kita sebenarnya tidak memerlukan Blackberry untuk update Status dengan keterangan kecil 'update status via Blackberry'.

Bahkan bukan hanya via blackberry, tapi juga ada via WC umum, Via Suara Rakyat, Via IPAD via IPHONE 4, dll. Pastinya seru brow, Hehehehe...

Kita dapat mengakalinya dengan kita masuk ke situs:
Klik di sini

Langkah untuk update status yang unik sangatlah mudah, sebagai contoh disini saya akan update status via Blackberry, Hehehehehe..

Langkah-Langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Masuk situs http://pc.statusvia.net/ (bisa lewat HP ataupun PC)
2. Pilih satlah satu pilihan Update via yang kamu inginkan. Lalu Klik Update Status.
3. Klik Click Here to Update Status via Facebook for BlackBerry .
4. Login Akun Facebook Anda.
5. Lalu isi update status anda, dan terakhir klik 'Terbitkan'

Mudah kan, dan lihat hasilnya, akan KEREN!!!! Nih Contoh Hasilnya. Dijamin Mirip dengan update status yang dilakukan sama Temenmu yang Pake BB. Wkekekeke...

Hehehehehe,
Jadi kesimpulannya, Kita ga Perlu punya BB untuk bikin Update Status Via Blackberry.


Run Commands:

* compmgmt.msc - Computer management
* devmgmt.msc - Device manager
* diskmgmt.msc - Disk management
* dfrg.msc - Disk defrag
* eventvwr.msc - Event viewer
* fsmgmt.msc - Shared folders
* gpedit.msc - Group policies
* lusrmgr.msc - Local users and groups
* perfmon.msc - Performance monitor
* rsop.msc - Resultant set of policies
* secpol.msc - Local security settings
* services.msc - Various Services
* msconfig - System Configuration Utility
* regedit - Registry Editor
* msinfo32 _ System Information
* sysedit _ System Edit
* win.ini _ windows loading information(also system.ini)
* winver _ Shows current version of windows
* mailto: _ Opens default email client
* command _ Opens command prompt

Run Commands to access the control panel:

* appwiz.cpl -Add/Remove Programs control
* timedate.cpl -Date/Time Properties control
* desk.cpl -Display Properties control
* findfast.cpl -FindFast control
* inetcpl.cpl -Internet Properties control
* main.cpl keyboard -Keyboard Properties control
* main.cpl -Mouse Properties control
* mmsys.cpl -Multimedia Properties control
* netcpl.cpl -Network Properties control
* password.cpl -Password Properties control
* mmsys.cpl sounds -Sound Properties control
* sysdm.cpl -System Properties control


Command Prompt:

* ANSI.SYS Defines functions that change display graphics, control cursor movement, and reassign keys.
* APPEND Causes MS-DOS to look in other directories when editing a file or running a command.
* ARP Displays, adds, and removes arp information from network devices.
* ASSIGN Assign a drive letter to an alternate letter.
* ASSOC View the file associations.
* AT Schedule a time to execute commands or programs.
* ATMADM Lists connections and addresses seen by Windows ATM call manager.
* ATTRIB Display and change file attributes.
* BATCH Recovery console command that executes a series of commands in a file.
* BOOTCFG Recovery console command that allows a user to view, modify, and rebuild the boot.ini
* BREAK Enable / disable CTRL + C feature.
* CACLS View and modify file ACL's.
* CALL Calls a batch file from another batch file.
* CD Changes directories.
* CHCP Supplement the International keyboard and character set information.
* CHDIR Changes directories.
* CHKDSK Check the hard disk drive running FAT for errors.
* CHKNTFS Check the hard disk drive running NTFS for errors.
* CHOICE Specify a listing of multiple options within a batch file.
* CLS Clears the screen.
* CMD Opens the command interpreter.
* COLOR Easily change the foreground and background color of the MS-DOS window.
* COMP Compares files.
* COMPACT Compresses and uncompress files.
* CONTROL Open control panel icons from the MS-DOS prompt.
* CONVERT Convert FAT to NTFS.
* COPY Copy one or more files to an alternate location.
* CTTY Change the computers input/output devices.
* DATE View or change the systems date.
* DEBUG Debug utility to create assembly programs to modify hardware settings.
* DEFRAG Re-arrange the hard disk drive to help with loading programs.
* DEL Deletes one or more files.
* DELETE Recovery console command that deletes a file.
* DELTREE Deletes one or more files and/or directories.
* DIR List the contents of one or more directory.
* DISABLE Recovery console command that disables Windows system services or drivers.
* DISKCOMP Compare a disk with another disk.
* DISKCOPY Copy the contents of one disk and place them on another disk.
* DOSKEY Command to view and execute commands that have been run in the past.
* DOSSHELL A GUI to help with early MS-DOS users.
* DRIVPARM Enables overwrite of original device drivers.
* ECHO Displays messages and enables and disables echo.
* EDIT View and edit files.
* EDLIN View and edit files.
* EMM386 Load extended Memory Manager.
* ENABLE Recovery console command to enable a disable service or driver.
* ENDLOCAL Stops the localization of the environment changes enabled by the setlocal command.
* ERASE Erase files from computer.
* EXIT Exit from the command interpreter.
* EXPAND Expand a Microsoft Windows file back to it's original format.
* EXTRACT Extract files from the Microsoft Windows cabinets.
* FASTHELP Displays a listing of MS-DOS commands and information about them.
* FC Compare files.
* FDISK Utility used to create partitions on the hard disk drive.
* FIND Search for text within a file.
* FINDSTR Searches for a string of text within a file.
* FIXBOOT Writes a new boot sector.
* FIXMBR Writes a new boot record to a disk drive.
* FOR Boolean used in batch files.
* FORMAT Command to erase and prepare a disk drive.
* FTP Command to connect and operate on a FTP server.
* FTYPE Displays or modifies file types used in file extension associations.
* GOTO Moves a batch file to a specific label or location.
* GRAFTABL Show extended characters in graphics mode.
* HELP Display a listing of commands and brief explanation.
* IF Allows for batch files to perform conditional processing.
* IFSHLP.SYS 32-bit file manager.
* IPCONFIG Network command to view network adapter settings and assigned values.
* KEYB Change layout of keyboard.
* LABEL Change the label of a disk drive.
* LH Load a device driver in to high memory.
* LISTSVC Recovery console command that displays the services and drivers.
* LOADFIX Load a program above the first 64k.
* LOADHIGH Load a device driver in to high memory.
* LOCK Lock the hard disk drive.
* LOGON Recovery console command to list installations and enable administrator login.
* MAP Displays the device name of a drive.
* MD Command to create a new directory.
* MEM Display memory on system.
* MKDIR Command to create a new directory.
* MODE Modify the port or display settings.
* MORE Display one page at a time.
* MOVE Move one or more files from one directory to another directory.
* MSAV Early Microsoft Virus scanner.
* MSD Diagnostics utility.
* MSCDEX Utility used to load and provide access to the CD-ROM.
* NBTSTAT Displays protocol statistics and current TCP/IP connections using NBT
* NET Update, fix, or view the network or network settings
* NETSH Configure dynamic and static network information from MS-DOS.
* NETSTAT Display the TCP/IP network protocol statistics and information.
* NLSFUNC Load country specific information.
* NSLOOKUP Look up an IP address of a domain or host on a network.
* PATH View and modify the computers path location.
* PATHPING View and locate locations of network latency.
* PAUSE Command used in batch files to stop the processing of a command.
* PING Test / send information to another network computer or network device.
* POPD Changes to the directory or network path stored by the pushd command.
* POWER Conserve power with computer portables.
* PRINT Prints data to a printer port.
* PROMPT View and change the MS-DOS prompt.
* PUSHD Stores a directory or network path in memory so it can be returned to at any time.
* QBASIC Open the QBasic.
* RD Removes an empty directory.
* REN Renames a file or directory.
* RENAME Renames a file or directory.
* RMDIR Removes an empty directory.
* ROUTE View and configure windows network route tables.
* RUNAS Enables a user to execute a program on another computer.
* SCANDISK Run the scandisk utility.
* SCANREG Scan registry and recover registry from errors.
* SET Change one variable or string to another.
* SETLOCAL Enables local environments to be changed without affecting anything else.
* SETVER Change MS-DOS version to trick older MS-DOS programs.
* SHARE Installs support for file sharing and locking capabilities.
* SHIFT Changes the position of replaceable parameters in a batch program.
* SHUTDOWN Shutdown the computer from the MS-DOS prompt.
* SMARTDRV Create a disk cache in conventional memory or extended memory.
* SORT Sorts the input and displays the output to the screen.
* START Start a separate window in Windows from the MS-DOS prompt.
* SUBST Substitute a folder on your computer for another drive letter.
* SWITCHES Remove add functions from MS-DOS.
* SYS Transfer system files to disk drive.
* TELNET Telnet to another computer / device from the prompt.
* TIME View or modify the system time.
* TITLE Change the title of their MS-DOS window.
* TRACERT Visually view a network packets route across a network.
* TREE View a visual tree of the hard disk drive.
* TYPE Display the contents of a file.
* UNDELETE Undelete a file that has been deleted.
* UNFORMAT Unformat a hard disk drive.
* UNLOCK Unlock a disk drive.
* VER Display the version information.
* VERIFY Enables or disables the feature to determine if files have been written properly.
* VOL Displays the volume information about the designated drive.
* XCOPY Copy multiple files, directories, and/or drives from one location to another.
* TRUENAME When placed before a file, will display the whole directory in which it exists
* TASKKILL It allows you to kill those unneeded or locked up applications.


Handphone adalah perangkat yang tidak tahan air, walapun memang ada beberapa tipe yang bandel jika terkena air.

Kasus yang sering terjadi berkaitan dengan handphone terkena air adalah terendam saat mencuci pakaian, jatuh ke bak mandi atau kloset wc, terkena hujan, dan kesiram air minum.

Anda tidak perlu panik dan yang anda butuhkan adalah kesigapan. Berikut ini tips jika handphone anda terkena air:

* Segera buka baterai tanpa harus mematikan handphone.
* Lepas semua bagian yang mungkin seperti baterai, simcard, casing belakang, casing depan,atau yang lainnya.
* Keringkan dengan menggunakan lap kering yang menyerap air, jika punya hair dryer maka akan lebih bagus tapi ingat jangan terlalu dekat dengan hp.
* Usahakan untuk mengeringkannya seketika itu juga. Jika handphone tercelup pada cairan seperti detergen, air kopi, susu cucilah dengan air putih. Tidak usah takut karena dalam kondisi mati air tidak berbahaya bagi handphone. Hal ini mengurangi resiko berkaratnya bagian-bagian dalam handphone.
* Tempatkan handphone anda dalam kotak kedap udara dan isi dengan butiran penyerap uap air (desiccant, isinya butiran bulat mirip pupuk). Jika anda tidak punya bisa diganti dengan beras.
* Diamkan selama 3 hari
* Tips bisa dilakukan untuk alat elektronik sejenis semisal PDA, laptop, dll.

Kuncinya adalah segera matikan peralatan dan yakinkan kering ketika mencoba menyalakan kembali. Jika masih mati coba isi ulang baterai (recharger) kemungkinan terburuknya baterai saja yg mati.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba.


Berikut salah satu ciri-ciri Komputer Yang Terjangkit Virus :

1. Komputer Anda berjalan lebih lambat dari biasanya.
2. Menu Run, Search disembunyikan oleh virus.
3. CTRL+ALT+DEL tidak bisa digunakan.
4. Regedit dan MSCONFIG di disabled
5. Folder asli pada komputer anda disembunyikan dan diganti dengan file virus.
6. Menu Tools -> Folder Options di Windows EXplorer hilang.
7. Komputer sering berhenti atau tidak merespon.
8. Komputer tiba-tiba restart atau crash dan ini terjadi beberapa menit sekali.
9. Aplikasi komputer tidak berjalan dengan semestinya dan sering error.
10. Muncul File dengan Icon Folder tetapi mempunyai file type .exe
11. Hardisk atau disk drive tidak bisa diakses.
12. Aktivitas print tidak bekerja dengan semestinya.
13. Sering terjadi pesan error yang aneh dan tidak biasanya.
14. Sering terlihat menu atau dialog box yang rusak.
15. Terdapat Duplikasi nama folder di dalam folder tersebut.
16. Komputer selalu mengeluarkan pesan dari mana virus ini berasal.

Jika komputer anda mengalami salah satu ciri-ciri diatas, berarti ada kemungkinan komputer anda terkena virus, segera update antivirus anda dan scan komputer anda untuk membersihkan virus tersebut.